Jarum jam menunjukkan pukul 8 pagi. Namun, Frans baru saja terbangun dari tidurnya yang singkat setelah hampir semalaman ia ngelayab bersama teman-temannya mencari kesenangan versi generasi milenial. Padahal, hari itu ada mata kuliah yang akan dimulai tepat pukul 8 pagi. Tentu saja ia terlambat. Frans adalah salah satu mahasiswa di universitas swasta di Kota Tegal. Ia termasuk mahasiswa yang lumayan cerdas, tetapi sayang, semenjak ia mengenal dunia game online dan mulai kecanduan untuk memainkannya, hidupnya berubah. Ia mulai kehilangan konsentrasi untuk belajar dan berpikir kritis. Hari-harinya hanya dihabiskan untuk bercengkerama dengan smartphone -nya sambil nge- war (Istilah yang digunakan oleh para gamers untuk bermain game perang) bersama teman-teman yang satu aliran dengannya. Frans yang sekarang sangat berbeda dengan Frans yang dulu pada saat ia menjadi Ketua OSIS di SMA yang terkenal begitu disiplin dan mempunyai prinsip hidup yang jelas. Setali tiga uang, ada kemir...
Merupakan kumpulan artikel hasil diskusi mahasiswa fakultas hukum Universitas Pancasakti Tegal mengenai segala isu yang sedang berkembang saat ini.